Selasa, 11 Januari 2011

Pengobatan Lymphadenitis Tb dengan herbal

Laporan Kasus

Seorang wanita usia 32 th , dengan keluhan batuk , sesek nafas , susah  tidur.
Riwayat penyakit sebelumnya, penderita pernah sakit paru, telah berobat  selama 1 tahun di Puskesmas, tapi tidak teratur. Kemudian berobat ke seorang dokter praktek umum, sudah dirontgen foto , sudah diobati selama 6 bulan tapi tidak terasa ada perubahan . Di lehernya ada benjolan yang sudah pecah terbuka basah mengeluakan lender kuning seperti nanah.
Diagnose dokter , pasien menderita penyakit Koch Pulmonum ( KP) duplex ( terserang Tb pada paru kiri dan paru kanan) , dan Lymphadenitis Tb ( Tbc Kelenjar )
Keluarga penderita mengupayakan pengobatan alternative yakni dengan herbal.

Pengobatan yang dilaksanakan :

Pengobatan medis tetap diteruskan, walau sepertinya telah terjadi resistensi karena pengobatan yang tidak teratur.
INH  300 mg tablet 1 x 1 tablet / hari
Vitamin B6 tablet 1 x 1 tablet / hari

Obat herbal yang disarankan :
- Temulawak kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Daun Jeruk kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Sambiloto kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Brotowali kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Ciplukan kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Akar Alang-alang kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari


Anjuran :
-Makan  makanan yg bergizi
-Minum susus setiap hari

Follow up :

Follow up dilaksanakan tiap 2 minggu sekali, untuk melihat perkembangan / apakah ada kemajuan pengobatan herbal.

Follow Up  ke 1: ( Minggu ke 2 )
Setelah obat habis ( tinggal 1 kapsul tiap macam )  pasien melaporkan bahwa .
Badan sudah terasa agak enak , bisa tidur , bisa makan . keadaan umum tampak lebih baik. Mau beli obat lagi

INH 300 mg tb dan Vit B6 tb masih ada dan minum obat ini tetap diteruskan.

Obat herbal yg disarankan :

- Temulawak kap 3x1 kapsul
- Daun Dewa kap 3x1 kapsul
- Daun Karuk kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Sambiloto kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Brotowali kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Ciplukan kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Akar Alang-alang kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari


Bisul yang pecah / ulkus di kompres sendiri dengan Rivanol, dan ditutup dengan kain kassa (verband).

Follow Up ke 2 : ( minggu ke 4 )
Setelah obat habis ( tinggal 1 kapsul tiap macam )  pasien melaporkan bahwa .
badan sudah terasa agak enak , bisa tidur , bisa makan . Bisul setiap hari di kompres sendiri dengan Rivanol, kemudian ditutup dengan kain kassa.
Mau beli obat lagi

Obat yang disarankan  :
-INH 300 mg tb 1x1 tb
-Vit B6 tb 1x1 tb

Obat herbal yang disarankan :

- Temulawak kap 3x1 kapsul
- Daun Dewa kap 3x1 kapsul
- Daun Karuk kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Sambiloto kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Brotowali kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Ciplukan kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari
- Akar Alang-alang kapsul 3 x 1 kapsul / hari setiap hari


Follow Up ke 3 : ( minggu ke 6 )
Setelah obat habis ( tinggal 1 kap tiap macam )  pasien dating.
Kead umum baik., tidak sesek nafas , seperti tidak sakit. Limphadenitis leher , yg pecah masih ditutup veband , cairan kuning berkurang,  tidak menjadi keluhan . Obat-obat kapsul habis, obat pil masih .Mau beli obat lagi.

Obat yang disarankan  :
INH dan Vit B1 masih ada , tetap diteruskan minumnya.

Obat herbal yg disarankan yaitu :

 -Temulawak kap      3x1 kap
 -Daun Dewa kap      3x1 kap
 -Sambiloto kap         3x1 kap
 -Pegagan kap              3x1 kap
- Daun Karuk kapsul 3 x 1 kapsul / hari
- Brotowali kapsul 3 x 1 kapsul / hari
- Ciplukan kapsul 3 x 1 kapsul / hari
- Akar Alang-alang kapsul 3 x 1 kapsul / hari



Herbal ditambah / dilengkapi dg :
-Sambung Nyawa kapsul                
-Kunyit putih kapsul
-Kencur kapsul                      

Follow Up ke 4 : ( minggu ke 8 )

Obat habis , pasien datang untuk beli obat lagi.
Kead umum baik., seperti tidak sakit. Limphadenitis leher , yg pecah masih ditutup veband , tapi tidak menjadi keluhan . Lain-lain tidak ada keluhan.Obat-obat kapsul habis, obat pil masih .Mau beli obat lagi.

Obat yang disarankan :
INH dan Vit B1 masih ada hg tidak dikasih.
Obat herbal yang disarankan, yaitu :
-Temulawak kap      3x1 kap
-Daun Dewa kap      3x1 kap
-Sambiloto kap         3x1 kap
-Tapak Liman             3x1 kap
Herbal ditambah / dianjurkan / dilengkapi  dg :
-Sambung Nyawa kap,                    -Kunyit putih kap,
-Kencur kap,                                


Follow Up ke 5 : (minggu ke 10 )

Obat habis , pasien datang untuk beli obat lagi.
Kead umum baik., seperti tidak sakit. Limphadenitis leher , yg pecah sudah tampak mengering, tapi masih ditutup veband , tapi tidak menjadi keluhan . Lain-lain tidak ada keluhan.
Obat-obat herbal kapsul habis, obat pil masih ada .
Obat Herbal diteruskan ,dg macamnya masih sama dengan obat herbal awal.

Follow up ke 6: ( minggu ke 12 )

Obat habis , pasien datang untuk beli obat lagi.
Kead umum baik., seperti tidak sakit. Limphadenitis leher , yg pecah sudah menutup tampak mengering, tapi masih ditutup veband , tapi tidak menjadi keluhan . Lain-lain Obat-obat herbal kapsul habis, obat pil masih ada .
Obat Herbal diteruskan ,dg macamnya masih sama dengan obat herbal awal.
Tidak ada keluhan

Follow up ke 7 ( minggu ke 14 )

Obat habis , pasien datang untuk beli obat lagi.
Kead umum baik., seperti tidak sakit. Limphadenitis leher , yg pecah sudah menutup tampak mengering, tidak lagi ditutup verban.,  tidak menjadi keluhan . Lain-lain tidak ada keluhan.
Obat-obat herbal kapsul habis, obat pil masih ada .
Obat Herbal diteruskan ,dg macamnya masih sama dengan obat herbal awal.

Follow up ke  8 ( minggu ke 16 )

Obat habis , pasien datang untuk beli obat lagi.
Kead umum baik., seperti tidak sakit. Limphadenitis leher , yg sudah menutup, juga  tampak mengering, tidak lagi ditutup verban.,  tidak menjadi keluhan . Lain-lain tidak ada keluhan.
Obat-obat herbal kapsul habis, obat pil masih ada .
Obat Herbal diteruskan ,dg macamnya masih sama dengan obat herbal awal.

Follow up ke 9 s/d ke 20 ( minggu ke 17 s/d 20 )
Kead umum baik., seperti tidak sakit. Limphadenitis leher , yg sudah menutup, juga  kering tidak lagi ditutup verban.,  tidak menjadi keluhan . Lain-lain tidak ada keluhan.
Obat diteruskan dg macam obat & herbal sama dengan awal sampai minggu ke 24
( 6 bulan ). Kemudian pengobatan dihentikan, dengan pesan apabila ada terasa gejala seperti yag pernah dialami, segera datang kembali untuk pengobatan yang sama atau mungkin memerlukan herbal yang berbeda.
Setelah 3 tahun ternyata pasien tidak pernah datang lagi, atau juga tidak pernah telpon.

Dilaporkan oleh : Nuriman  ( Th.2003 )

--------------------------------------------------------------------------------
Mau isi rekening bank Anda bertambah ?
Bergabunglah bersama kami di : http://www.bonusfantastic.com/id=bubun.php



trimurtiklik





Lancarklik



2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  2. Maaf, anjuran tersebut diatas , untuk pengobatan DHF / DBD / Demam Berdarah Dengue, bukan untuk Lymphadenotis Tb. Salah masuk.

    BalasHapus